Humas MAN - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa MAN 3 Garut dalam ajang SCIENCE FAIR 2.0: STEM Project Competition 2026. Kompetisi inovasi sains yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan IPA dan Pendidikan Fisika Universitas Garut ini sukses menjadi wadah bagi pelajar untuk menampilkan kreativitas serta inovasi di bidang sains dan teknologi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (18/05/2026) dengan mengusung tema “Science for Change: Smart Innovation for Real Solution.”
Ajang ini diikuti oleh pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat dari berbagai sekolah di Kabupaten Garut dan sekitarnya. Para peserta menampilkan berbagai proyek inovatif berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang dirancang sebagai solusi nyata terhadap permasalahan di lingkungan sekitar.
Dalam perlombaan tersebut, MAN 3 Garut mengirimkan sejumlah siswa terbaiknya, yakni Fikri Muhammad Alamsyah, Dini Nuraida, Wisnu, M. Faisal Yasin, Ulpah Marwatus Solihah, dan Refaldi Ahmad Hakim. Dengan persiapan yang matang serta kerja sama tim yang solid, para siswa berhasil menampilkan proyek inovatif yang mampu menarik perhatian dewan juri.
Usaha dan kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Tim siswa MAN 3 Garut berhasil meraih Juara 1 atau juara utama dalam SCIENCE FAIR 2.0: STEM Project Competition 2026. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan unggul dalam bidang sains serta teknologi.
Kepala MAN 3 Garut, Dr. B. Fariz J.M Misbah, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai bukti nyata bahwa madrasah mampu melahirkan generasi muda yang inovatif, kreatif, dan siap bersaing di era perkembangan teknologi. “Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa siswa madrasah memiliki kemampuan luar biasa dalam bidang sains dan inovasi. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik madrasah di berbagai ajang kompetisi,” ungkapnya.
Hesni Adila Shabrany, S.Si selaku guru pembimbing menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian para siswa. Ia mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras, serta semangat belajar para siswa selama mempersiapkan proyek yang dilombakan. “Saya sangat bangga dengan perjuangan mereka. Anak-anak mampu menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi bisa lahir dari kerja sama, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar,” ujarnya.
Senada dengan itu, guru pembimbing lainnya, Willy Willyam Belina, S.Pd. juga mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat para peserta didik. Menurutnya, kompetisi seperti ini menjadi pengalaman berharga untuk melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan pemecahan masalah. “Prestasi ini bukan hanya soal juara, tetapi bagaimana siswa mampu mengembangkan ide menjadi solusi yang bermanfaat. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi,” ungkapnya.
Salah satu anggota tim, Wisnu, turut mengungkapkan rasa senang dan bangganya setelah berhasil meraih juara utama. Ia mengaku tidak menyangka kerja keras timnya dapat membawa hasil terbaik dalam kompetisi tersebut. “Alhamdulillah, kami sangat senang dan bangga bisa membawa nama baik MAN 3 Garut. Pengalaman ini sangat berkesan karena kami belajar banyak tentang kerja sama, tanggung jawab, dan keberanian untuk menunjukkan ide di depan banyak orang,” tuturnya dengan penuh semangat.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MAN 3 Garut untuk terus mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang sains dan teknologi. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang lahirnya generasi muda kreatif yang siap memberikan solusi nyata bagi masa depan.
Kontributor : Repi Rudiansyah